Aspek Finansial dalam Studi Kelayakan Bisnis

Aspek finansial dalam studi kelayakan bisnis menjadi salah satu hal yang penting. Selain itu, masih ada aspek yang lain mulai dari pemasaran, pasar, hukum, manajemen, operasional, sosial dan masih banyak yang lainnya.

Ada beberapa aspek yang harus ada dalam studi kelayakan sebuah usaha. Hal ini bergantung pada pendapatan profesional. Aspek finansial perlu dalam penilaian bisnis dari segi keuangan perusahaan. Sehingga erat kaitannya dengan profit perusahaan itu sendiri. Hal inilah yang menjadi aspek vital untuk penelitian sesuai kelayakan usaha itu sendiri.

Aspek finansial ini mencakup beberapa hal. Antara lain net present value, profitability index, payback period, internal rate of return dan average rate of return. Dalam penelitian melalui aspek finansial tersebut sehingga bias memutuskan layak atau tidaknya sebuah usaha tersebut berjalan. Sehingga peranan penting studi kelayakan dalam usaha memang baik adanya.

Inilah Aspek Finansial dalam Studi Kelayakan Bisnis

Studi kelayakan analisa kerja memang perlu ketika akan mendirikan sebuah usaha. Banyak aspek yang perlu pertimbangan guna membuat bisnis bisa berjalan dengan baik. Bahkan mampu mengatasi ketika terjadi masalah sewaktu-waktu. Beberapa aspek memang berperan untuk dapat membuat semuanya berjalan dengan baik.

Analisa Keuangan dalam Bisnis

Aspek finansial dalam studi kelayakan bisnis merupakan perencanaan tentang keuangan. Adapun analisa yang ada dalam studi kelayakan salah satunya yaitu biaya kegiatan usaha. Bagian yang termasuk dalam perkiraan biaya kegiatan usaha meliputi 2 bagian.

Hal yang pertama yaitu dasar perkiraan biaya meliputi studi kelayakan, mata uang, biaya investasi dan modal usaha. Sedangkan untuk bagian yang kedua yaitu perincian investasi meliputi biaya aktif kerja, pra investasi dan operasional. Sedangkan untuk bagian yang termasuk perencanaan pembiayaan wajib detail mengenai sumber pembiayaan untuk kegiatan usaha.

Perkiraan Dana Finansial

Sumber penerimaan terbagi menjadi beberapa bagian baik operasional maupun non-operasional. Ada beberapa aspek finansial yang ada antara lain:

Penerimaan Operasional

Perkiraan pendanaan atas aspek finansial dalam studi kelayakan yang pertama yaitu dari segi operasional. Maksud dari penerimaan operasional itu sendiri yaitu melalui penjualan barang final yang sudah melalui proses sebelumnya. Penjualan memperoleh nilai tambah dari pembelian pertama.

Penerimaan Non-Operasional

Sedangkan untuk penerimaan non-operasional merupakan penerimaan atau pendapatan yang mendapatnya dari sampingan usaha. Misalnya penerimaan sewa bunga bank, sewa kendaraan hingga bonus yang anda dapat bahkan ketika belanja barang.

Dengan adanya aspek finansial dalam studi kelayakan tentu mempermudah sebuah usaha berjalan. Sebab, ada beberapa aspek yang perlu pertimbangan mulai dari berbagai studi termasuk finansial.

Dengan pertimbangan pengeluaran baik dari modal, pemasukan, hingga keuntungan tentu sudah melalui perhitungan yang masak. Aspek finansial dalam studi kelayakan bisnis memang cukup memiliki peran penting dalam perkembangan usaha.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *