Konsultan studi kelayakan apartemen penting untuk menjadi prioritas bagi para pebisnis. Salah satunya yaitu bisnis apartemen. Dalam hal ini konsultan umumnya berperan dalam memberikan konsultasi seputar perencanaan bisnis properti. Konsultasi yang diberikan tidak hanya sekedar memberikan saran namun juga melakukan kajian yang lebih mendalam seputar layak tidaknya bisnis apartemen tersebut.

Sama halnya dengan studi kelayakan lainnya, kajian ini meneliti dengan mempertimbangkan beragam aspek. Aspek yang dikaji lebih dalam meliputi aspek umum ekonomi, lokasi, ekonomi, keuangan dan aspek pasar. Manfaat dari hasil studi kelayakan yang valid yaitu mempermudah pebisis dalam mengambil pertimbangan dan keputusan. Misalnya saja keputusan bisnis dijalankan, dihentikan atau ditunda dalam jangka waktu tertentu.

Tujuan dan Manfaat Studi Kelayakan Apartemen

Karena manfaatnya yang besar, konsultan studi kelayakan apartemen pun mendapat apresiasi dari para pebisnis khususnya dalam hal ini bisnis properti. Kajian kelayakan bisnis apartemen menjadi langkah awal yang tepat guna merambah berambah bisnis yang lebih besar dan profesional. Setidaknya, Anda yang dapat memahami manfaat dan tujuan studi bisnis apartemen yang sesuai maupun sebaliknya berikut ini.

1. Hasil studi dapat digunakan sebagai arah untuk menentukan kebijakan bisnis

2. Hasil studi dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan mengenai resiko yang mungkin terjadi

3. Hasil studi menjadi acuan pebisnis agar lebih fokus dalam mengelola rencana bisnis apartemen

4. Hasil studi menjadi panduan dalam merencanakan investasi di masa mendatang

5. Hasil studi dapat menjadi informasi bagi para investor atau orang lain dalam meninjau rencana bisnis

6.Hasil studi menjadi bukti konkret terhadap suatu kondisi rencana bisnis

7. Hasil studi bisa dijadikan sebagai acuan dalam rencana pendirian bisnis baru

Indikator Studi Kelayakan Apartemen

Konsultan studi kelayakan apartemen juga menerapkan indikator dalam melakukan kajian. Ini umumnya dilakukan agar menghasilkan kajian yang valid dan terstruktur. Sehingga nantinya bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi para pebisnis apartemen dalam menentukan keputusan di kemudian hari. Indikator ini juga menjadi batasan bagi konsultan dalam melakukan analisa. Apa saja indikator dalam studi kelayakan apartemen?

1. Identifikasi

Indikator pertama ini merupakan langkah awal dalam analisa kajian kelayakan. Umumnya ini dilakukan dengan melakukan pengamatan guna mengambil perkiraan. Apa yang diamati? Hal yang menjadi perhatian dalam hal ini adalah ancaman resiko yang merugikan dalam rencana bisnis maupun kesempatan yang dapat menguntungkan.

2. Penilaian

Bila identifikasi sudah dilakukan maka akan dilakukan analisa dan penilain. Dalam indikator kedua ini penting untuk memperhatikan beberapa aspek. Aspek tersebut diantaranya aspek pasar, keuangan, hukum, ekonomi, teknis, manajemen dan aspek teknologi. Masing-masing aspek memiliki ruang lingkup yang berbeda sehingga dibutuhkan tenaga ahli untuk penilaiannya.

3. Perumusan masalah

Indikator penting yang menjadi perhatian konsultan studi kelayakan apartemen ketiga yaitu perumusan masalah. Pada indikator ketiga ini hal yang dilakukan lebih fokus pada calon investor yang nantinya akan memberikan keuntungan investasi properti yang lebih besar. Nantinya, perumusan masalah tersebut akan menjadi dasar dalam kelayakan rencana bisnis apartemen atau properti.

Pada akhirnya kajian mengenai kelayakan rencana bisnis apartemen memberikan keuntungan bagi para pebisnis. Namun, hal tersebut bisa diimplementasikan bila hasil studi yang dikerjakan valid dan berdasarkan analisa yang mendalam. Keuntungan juga didasari dari kepatuhan pebisnis dalam mengambil keputusan akhir. Karena yang menjadi tonggak tidak hanya hasil konsultan studi kelayakan apartemen melainkan keputusan akhir dari pebisnis.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *