Kelapa sawit merupakan salah satu komoditi hasil perkebunan yang mempunyai peran cukup penting dalam kegiatan perekonomian di Indonesia. Minyak kelapa sawit (CPO/ Crude Palm Oil), dan minyak inti sawit (KPO/ Karnel Palm Oil) yang merupakan hasil pengolahan kelapa sawit adalah salah satu komoditi ekspor Indonesia yang cukup penting sebagai penghasil devisa negara setelah minyak dengan gas. Indonesia merupakan negara produsen dan eksportir kelapa sawit terbesar didunia.

Selain peluang ekspor yang semakin terbuka, pasar minyak sawit dan minyak inti sawit didalam negeri masih cukup besar. Pasar potensial yang akan menyerappemasaran minyak sawit, dan minyak inti sawit adalah industri fraksinasi/ ranifasi (terutama industri minyak goreng), lemak khusus (cocoa Butter substitute), margarine/ shortening, oleochemical, dan sabun mandi. Berdasarkan informasi yang diliris pada situs resmi Kementrian Perindustrian Republik Indonesia penggunaan CPO nasional 52% untuk ekspor, 37% untuk industri minyak goreng, 5% untuk industri oleo kimia, 3% masing-masing untuk industri margarin dan sabun.

Tujuan pembuatan studi kelayakan ini adalah sebagai berikut :

  1. Melakukan Studi Kelayakan Sosial dan Ekonomi yang meliputi pengkajian terhadap dampak sosial dan lingkungan rencana pengembangan perkebunan, serta kelayakan ekonomis dari proyek ini.
  2. Meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam (lahan) dan sumber daya manusia yang ada disekitar lokasi.
  3. Konservasi ekologi pencegahan penggunaan lahan yang tidak sesuai dan dapat merusak lingkungan sekitar.

 

Penyusunan studi kelayakan ini dilakukan melalui 3 pendekatan. Setiap pendekatan dapat dihubungkan dan dikonfirmasikan satu dengan lainnya, sehingga menghasilkan suatu studi yang komprehensif. Pendekatan dimaksud adalah sebagai berikut :

  1. Pengumpulan Data

Data diperoleh dari berbagai sumber dalam bentuk angka-angka statistik dan berbagai macam sumber data pendukung lainnya. Data yang terkumpul selanjutnya diolah dan dianalisis secara sistematis, sehingga menghasilkan informasi yang relevan dengan tujuan studi kelayakan ini.

  1. Studi Kepustakaan

Studi kepustakaan dilakukan dengan menelah literatur yang mendukung dalam penyusunan studi kelayakan ini menyangkut masalah teknis tanaman kelapa sawit, pabrik pengolahan kelapa sawit, pemasaran hasil-hasil produk dan pola manajemen yang lebih sesuai.

Referensi tersebut dapat memberikan gambaran yang lebih mendalam untuk mengetahui masalah-masalah yang mungkin timbul dalam rencana proyek dimaksud.

  1. Survei Lapangan

Hal ini dilakukan dengan maksud untuk memperoleh data yang dapat dipertanggungjawabkan dengan tujuan antara lain :

  • Mengetahui kondisi dan lokasi kebun yang direncanakan.
  • Mengetahui besarnya nilai perolehan aktiva tetap kebun (investasi yang akan dilakukan).
  • Mengetahui sejauh mana daya dukung sarana dan prasarana yang sudah ada di lokasi kebun.

Sistematika pembahasan dalam studi kelayakan ini meliputi :

  1. Aspek Umum & Legalitas

Dalam bab ini akan dibahas tentang pendahuluan, latar belakang proyek, tujuan pembuatan studi kelayakan, metode studi yang digunakan, sistematika pembahasan,  bidang usaha, permodalan, susunan pemegang saham, kepengurusan badan usaha, serta perizinan yang dimiliki.

  1. Aspek Ekonomi & Pemasaran

Dalam aspek ini akan dibahas tentang perkembangan keadaan pasar secara umum, peluang dan pangsa pasar, target dan tujuan pemasaran, strategi pemasaran dan hal-hal lain yang berhubungan dengan pemasaran.

  1. Aspek Teknis & Produksi

Dalam aspek teknis dan produksi akan dibahas mengenai lokasi kebun, teknis dan produksi tanaman kelapa sawit, tenaga kerja dan ketersediaan tenaga kerja.

  1. Aspek Organisasi & Manajemen

Dalam aspek ini akan dibahas tentang struktur organisasi dan pola manajemen yang akan diterapkan.

  1. Aspek Keuangan

Dalam bab ini akan dibahas tentang performa keuangan, jumlah biaya proyek, sumber pembiayaan, proyeksi produksi, harga jual dan proyeksi penjualan, kalkulasi biaya produksi, biaya finansial, pajak penghasilan, proyeksi laba (rugi), proyeksi arus kas, proyeksi neraca, proyeksi pelunasan kredit bank, analisa investasi, analisa rasio keuangan, analisa sensitifitas, dan analisa resiko usaha.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *