Jasa Studi Kelayakan Bisnis Kuliner

Bisnis kuliner dipenuhi dengan berbagai varian makanan, mulai dari camilan, kue, sampai makanan khas nusantara. Berbagai pengusaha kuliner memutar otak untuk menyajikan makanan yang berbeda dan memiliki inovasi, hal tersebut dilakukan untuk menarik perhatian konsumen terhadap jenis makanan yang akan diproduksi. Semua makanan itu dijual dengan harga yang berbeda-beda, disesuaikan dengan bahan makanan yang digunakan.

Bisnis kuliner merupakan bisnis yang sudah menjamur di masyarakat indonesia. Dengan modal yang tidak terlalu besar sehingga bisnis kuliner menjadi bisnis yang menggiurkan. Namun bisnis kuliner tidak semudah yang dibayangkan akan banyak rintangan yang akan dihadapi seperti tingkat persaingan, lokasi yang tidak mendukung, karyawan yang tidak ahli, kekurangan modal untuk mengembangkan bisnisnya dan banyak hal lainnya.

Suatu bisnis akan mengalami keuntungan dan kerugian, dimana seorang pebisnis harus dapat menerima hal tersebut. Jika keuntungan yang diperolah merupakan berita yang menggembirakan namun jika sebaliknya atau kerugian yang dialami saat menjalankan bisnis tersebut maka itu adalah hal yang di takutkan seorang pebisnis. Sehingga agar tidak kerugian yang dialami dalam menjalankan bisnis kuliner maka diperlukan suatu persiapan yang terencana dalam suatu laporan yang dinamakan studi kelayakan. Dalam laporan studi kelayakan tersebut akan membahas bisnis kuliner tersebut secara mendalam dan terstruktur. Karena dalam studi kelayakan akan dibahas berbagai aspek dalam yang berkaiatn dengan bisnis kuliner tersebut baik tingkat persaingan, potensi pasar, keahlian karyawan, penentuan lokasi yang startegis dan banyak hal lainnya. Aspek-aspek studi kelayakan bisnis kuliner tersebut seperti aspek legal, aspek teknis, aspek sosial, aspek ekonomi, aspek pasar dan aspek keuangan.

Fungsi dari studi kelayakan kuliner sebagai dapat digunakan sebagai jaminan dalam meminjam modal ke investor atau ke bank, sebagai dasar dalam mengambil keputusan dalam menjalankan bisnis kuliner tersebut, sebagai menajemen internal perusahaan dalam menjalankan bisnis kulinernya, sebagai analisis resiko-resiko yang akan terjadi dari bisnis kuliner.

Faktor pendukung kesuksesan Bisnis Kuliner

Karyawan

Pasar

Lokasi

Kategori: Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *